KUNJUNGAN ORIENTASI LAPANGAN KEGIATAN PENDAMPINGAN PADA POKLAHSAR (DBHCHT)

Kunjungan Orientasi Lapangan Kegiatan Pendampingan pada Poklahsar (DBHCHT) di Jogja dan Kabupaten Gunungkidul, pada hari Selasa – Jumat, 10 – 13 September 2019. Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak dan UKM binaannya sebanyak 40 orang.

Kunjungan pertama di UKM Fania Food (Foto 1-3) Kotagede Jogja dengan owner Ibu hani Kusdaryanti, yang memulai usaha tahun 2008 dengan produk awal otak–otak bandeng. Kemudian berkembang dengan memproduksi olahan ikan beku / frozen seperti bandeng presto, nuget ikan, otak-otak ikan, tahu bakso, sosis ikan, dan bola-bola cumi. Juga produk-produk olahan ikan krispi seperti abon duri bandeng, nila crispy, amplang bandeng, dan wader crispy.

Kunjungan hari kedua di UKM Lestari Jaya (Foto4-6) dengan owner Bapak Sukono yang beralamat Tobaya Barat Pelembutan Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul. Produk UKM Lestari Jaya kebanyak frozen food antara lain Tahu bakso ikan marlin, ekado, nugget, otak – otak ikan, bakso ikan.  Juga telah memiliki sertifikat Halal dan SKP untuk produknya tahu bakso.

Kunjungan hari ketiga di UKM Siti Thoyibah (Foto 7-9) yang beralamat di Gedad Desa Banyusoco Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul. Usaha ini berawal tahun 2006, dimana produksi ikan lelenya yang berukuran besar banyak yang tidak laku dipasaran. Kemudian oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul dilatih pembuatan abon ikan lele.

Dengan orientasi lapangan ini Dinlutkan Demak berharap para UKM di Demak, agar termotivasi dan mencontoh ketiga UKM tersebut baik dari sisi kualitas produk maupun pemasaran. Juga tak kalah penting adalah sertifikasi SKP dan SNI sebagai sebagai wujud jaminan mutu dan keamanan pangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *