Kabupaten Demak mempunyai luas lahan potensi garam seluas 1834,6 ha sedangkan luas produksi tambak garam seluas 1314,6 Ha yg terdiri dari lahan integrasi seluas 202.7 ha di 12 titik dan 1111.8 ha luas lahan non integrasi. Integrasi lahan tambak yaitu sistem pengolahan garam dengan menggabungkan sejumlah petak lahan garam yang masih dalam satu kawasan menjadi satu hamparan lahan minimal 15 Ha. Desa penghasil garam berada di 11 Desa dalam 2 Kecamatan (Bonang dan Wedung), yaitu Desa Berahan Wetan, Berahan Kulon, Mutih Wetan, Mutih Kulon, Kendalasem, Tedunan, Kedungkarang, Kedungmutih, Babalan, Wedung dan Betahwalang.
Produksi garam kabupaten Demak per tanggal 20 September 2019 sebanyak 78,794.6 ton terdiri dari produksi lahan tambak non integrasi 68,611.8 ton dan 10,182.9 ton dari produksi lahan tambak integrasi. Harga garam di kab demak per kg bervariasi di setiap desa berkisar antara Rp. 350-200/kg tergantung kualitas garam.




