PENILAIAN SERTIFIKASI CARA PEMBENIHAN IKAN YANG BAIK (CPIB) UPTD BALAI BENIH IKAN BINTORO KABUPATEN DEMAK

DEMAK-Penilaian sertifikasi cara pembenihan ikan yang baik (CPIB) UPTD Balai Benih Ikan Bintoro Kabupaten Demak dilaksanakan pada hari Jum’at (26-08/22) di UPTD Balai Benih Ikan Bintoro Kab Demak. Penilaian sertifikasi CPIB dihadiri Auditor CPIB Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Verifikator CPIB Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Plt. Kepala UPTD Balai Benih Ikan dan SubKoordinator Pembinaan dan Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar Siti Sunarti, S. Pi, Sub Koordinator Hama Penyakit Ikan Sukono, S. Pi, Penyuluh Perikanan Kec Demak, Manajer Pengendali Mutu Perbenihan (MPM), Staf UPTD BBI Kab Demak.

Seiring perdagangan global yang sangat kompetitif, sehingga produk benih yang dihasilkan harus sesuai dengan tuntutan pasar global terhadap produk perikanan yang ramah lingkungan, tidak mengandung residu antibiotik bahan kimia, tingginya permintaan pasar terhadap komoditas lele, memicu tingginya tuntutan ketersediaan benih yang terjamin baik jumlah maupun kualitas maka perlu dilakukan penilaian cara pembenihan ikan yang baik (CPIB) Penilaian Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) untuk menilai Mutu benih ikan yang dihasilkan sesuai dengan standar.

Pemeriksaan lapangan dilakukan mulai dari sumber air, ketersediaan induk dan surat keterangan asal (SKA), kolam-kolam pembenihan dan pendederan, sarana dan prasarana, kolam pengelolaan limbah, kebersihan lingkungan pembenihan, kesesuaian standar prosedur operasional (SPO) dan kartu kendali. Setelah pemeriksaan lapangan akan diberikan hasil audit yang tidak sesuai dengan prosedur CPIB atau yang biasa disebut temuan. Temuan (terdiri dari tiga kriteria yaitu kritis, mayor dan minor) ini harus segera diperbaiki sesuai batas waktu yang telah ditentukan oleh Auditor. Bukti perbaikan beserta lampirannya dijadikan satu di dokumen perbaikan dan diserahkan ke Auditor. Sertifikasi CPIB dapat meningkatkan produksi dan benih ikan lele yang dihasilkan dapat terjamin mutunya, mutu benih juga merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha budidaya perikanan dan keamanan pangan (food safety). (Dinlutkan Kab.Dema

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top