DEMAK-Pada hari ini, Kamis Tanggal 26 November Tahun 2020 bertempat di Gudang Garam Nasional (GGN) Desa Kedung Karang Kec. Wedung Kab. Demak. Bidang Perikanan Tangkap dan Kelautan melaksanakan Kegiatan Review Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR). Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak Mohamad Fathkurokhman, SH, MM, Bapak Camat Wedung Mulyanto, AP, MSi, Kabid PTK Bapak M. Sulkan SPi MT, Kasie Sarana dan prasarana nelayan dan pesisir Setio Hartono, S.Pi, Kasie Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Mulyatun, SH, Kades Kedung Karang dan penyuluh perikanan. Sedangkan peserta yang diundang berasal dari kelompok integrasi Pergaraman binaan Dinlutkan Kab. Demak yang berasal dari Desa Kedung Karang, Kendalasem, Kedungmutih, Mutih Kulon dan Babalan yang berada di Wilayah Kecamatan Wedung. Kegiatan Review ini merupakan rangkaian akhir dari keseluruhan pelaksanaan program PUGAR tahun 2020 yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana capain target program kegiatan serta dampaknya terhadap sektor Pergaraman khususnya di Kabupaten Demak. Sehingga hasil review ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan acuan dalam penyusunan perencaan kegiatan PUGAR di periode mendatang.
Dari hasil review pelaksanaan kegiatan PUGAR Tahun 2020 beberapa hal yang menjadi catatan diantaranya :
- Produksi garam di Kabupaten Demak tahun ini sebesar 37.475,52 Ton. Jumlah produksi tersebut mengalami penurunan dibanding dengan tahun lalu, hal ini dikarenakan rentan waktu musim kemarau tahun ini relatif pendek dibanding tahun lalu.
- Harga garam yang sering cenderung naik turun bahkan berada dititik terendah dikarenakan:
a. sistem penjualan ditingkat petani masih dilakukan sendiri² dan tdk mau dikoordinasikan lewat koperasi, sehingga harga garam dipermainkan tengkulak
b. Para tengkulak dalam pembeliannya tdk didasarkan pd kualitas, shg petambak garam tidak lagi memproduksi garam dg kualitas yg baik
c. Petambak garam belum mampu/bersedia melakukan usahanya secara korporasi.(Dinlutkan Kab.Demak)





